Vilhelmsenlyons62's website

Our website

30
Ja
Ini Cara Mengadakan Aqiqah Secara Muslim
30.01.2017 05:50


Aqiqah itu bermanfaat memutus dan melubangi, dan ada pun yang menunjukkan bahwa akikah adalah sebutan bagi satwa yang disembelih, dinamakan demikian karena lehernya dipotong, dan dikatakan pula bahwa akikah merupakan serabut yang diboyong si bocah ketika wujud. Adapun maknanya secara syari’at adalah satwa yang disembelih untuk menyelesaikan bayi yang dilahirkan. Aqiqah adalah sembelihan yang disembelih untuk keturunan yang baru lahir. Perancang kitab Mukhtar Ash Shihhah mengatakan: " Al-'Aqiqah / Al-'Iqqah memiliki arti adalah rambut makhluk yang baru dilahirkan, baik wong atau binatang. Dinamai agaknya daripadanya satwa yang disembelih untuk bani yang segar lahir saat hari keseminggunya.

1. Dasar Hukumnya
Aqiqah hukumnya merupakan sunnah muakkad, sekalipun pengampu dalam kondisi sulit. Aqiqah dilakukan sebab Rasulullah saw. dan para sahabat. Berikut adalah hadits-hadits tentang mengakikahkan anak yang baru lahir.

1. Rasulullah saw. menitahkan:
“Setiap budak tergadai beserta aqiqahnya, disembelihkan (kambing) untuknya pada hari ke tujuh, dicukur dan diberi nama” [HR Abu awud, no. 2838, at-Tirmidzi no. 1522, Rumpun Majah no. 3165 dll dari saudara Samurah bin Jundub r. a.. Hadits ini dishahihkan oleh al-Hakim dan disetujui oleh adz-Dzahabi, Syaikh al-Albani dan Syaikh Abu Ishaq al-Huwaini di dalam kitab al-Insyirah Fi Adabin Nikah hlm. 97]#@@#@!!.

2. Ashhabus Sunan memberitahukan:
Bahwa Rasul saw. meng-aqiqahkan Hasan dan Husain (cucunya dari Fathimah - pen) masing-masing seekor kambing qibasy.

3. Dan dari Salman bin Pemandu Ash-Dhabiey, bahwa Nabi saw. bersabda: "Untuk anak laki-laki aqiqahnya. Tumpahkanlah atasnya darah, & hilangkanlah daripadanya kotoran serta najis. " (Riwayat Al-Khamsah).

4. Hadits dalam shahih Bukhari
Di setiap anak simpatik aqiqahnya, jadi sembelihlah hewan dan hilangkanlah gangguan darinya.

5. Hadits riwayat Debu Daud
Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam memerintahkan mereka agar beraqiqah dua termuda kambing yang sepadan (umur dan besarnya) untuk bocah laki-laki & seekor kibas untuk momongan perempuan.

6. Hadits riwayat Malik serta Ahmad
Fatimah Binti Rasulullah saw SAW (setelah melahirkan Laksmi dan Husain) mencukur rambut Hasan dan Husain lalu ia beramal dengan galuh seberat tingkat rambutnya.

tujuh. Hadits riwayat Abu Daud dan Nasai
Barang siapa diantara kamu ingin beribadah mengenai anaknya hendaklah dilakukan aqiqah untuk anak laki-laki dua kontrol kambing yang serupa umurnya dan untuk budak perempuan seekor kambing.

2. paket aqiqah bandung Aqiqah Untuk Anak Laki-Laki dan Anak Cewek
Yang afdhal untuk anak laki-laki disembelihkan 2 ekor kambing/domba yang seolah-olah dan umurnya bersamaan. & untuk bujang perempuan 1 ekor.
Mulai Ummu Karz Al-Ka'biyah berkata: Aku sudah mendengar Rasulullah saw saw. berfirman:

" Untuk anak laki-laki 2 ekor kambing yang seakan-akan, dan untuk anak cewek satu upaya. " Dan dibolehkan mono ekor kambing untuk anak laki-laki. Rasulullawh saw. pernah melakukan yang demikian untuk Rancak dan Husain r. a., seperti di hadits yang lalu.
“Dahulu kami dimasa jahiliyah apabila salah seorang diantara kita mempunyai budak, ia merebahkan membantai kambing dan melumuri kepalanya dengan kebiasaan kambing tersebut. Maka sesudah Allah menyebabkan islam, abdi menyembelih kibas, mencukur atau menggundul penyelenggara si balita dan melumurinya dengan minyak wangi. ” [HR. Abu Daud juz 3 hal 107].

Di hadits lain yang berisikan mengenai sejarah aqiqah yang diriwayatkan oleh Pelerai demam Hibban “Dari Aisyah ia berkata ‘Dahulu orang sosok pada perihal jahiliyah jikalau mereka beraqiqah untuk seorang bayi, itu melumuri randu dengan darah aqiqah, kemudian ketika membabat rambut si bayi meronce melumurkan di dalam kepalanya’. Oleh sebab itu Nabi saw bersabda, ‘Gantilah darah ini dengan minyak wangi. ’” [HR Ibnu Hibban juz 12 hal 124].

3. Ruang Penyembelihan

1. Jika memungkinkan, penyembelihan dilangsungkan pada hari ke-7. Bahwa tidak, oleh sebab itu pada hari ke-14. Dan jika yang demikian masih tidak memungkinkan, oleh sebab itu pada hari ke-21 atas hari kelahirannya. Jika masih tidak memungkinkan maka di dalam kapan pula. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Al-Baihaqi dikatakan:?????????????????????????????? "Disembelih pada hari ketujuh, & pada hari ke-empatbelas, & pada hari kedua puluh satu. "
Rangkaian Berikutnya:
- Meluluskan anak identitas
- Mencukur rambutnya.
- Bersedekah seberat timbangan rambutnya.

2. Tentang hal syarat hewan kambing yang dapat dijadikan aqiqoh itu sama secara syarat satwa qurban (kurban) sbb:
- Kambing: simpan berusia 1 (satu) tahun dan merasuk usia (dua) tahun.
- Domba: siap berusia 6 (enam) kalendar dan merasuk bulan ke-7 (tujuh).
- Tidak boleh ada bagian badan satwa yang seman.
- Dagingnya tidak boleh dijual.

4. Bersamaan Sempang Qurban dan Aqiqah.
Dari sini ada pertanyaan, ialah bolehkah mewujudkan niat aqiqah dan persembahan? Bila hal itu diperbolehkan apakah berdasar pada otomatis kurban yang dijalani sekaligus sanggup menggugurkan imbauan akikah? Menyerempet hal tersebut ada dua pendapat:

Qurban yang ia tunaikan ini bisa sekalian diniatkan aqiqah dan meruntuhkan anjurannya. Gagasan ini ialah opsi yang disampaikan sama Mazhab Hanafi dan salah satu riwayat Ahmad. Dari mimbar tabi’in, Al-Hasan Al-Bashri, Putri Sirin, & Qatadah, akur dengan pantauan ini. Meronce berargumentasi, substansi kedua ibadah sama, adalah mendekatkan ada kepada Sang pencipta swt. dengan perantara nabi sembelihan fauna. Keduanya mampu saling melengkapi dan menimbun. Kasus hukumnya sama pada shalat tentu di Langgar disertai beserta niat shalat sunah tahiyyatal masjid. Mantan mufti Arab Saudi, Syekh Muhammad bin Ibrahim, mengangkat opsi berikut.

Kedua kebiasaan itu bukan boleh disatukan dan bukan bisa meruntuhkan salah satunya. Qurban adalah qurban dan aqiqah adalah aqiqah. Pendapat ini disampaikan sama Mazhab Maliki, Syafi’i, & salah satu sejarah Mazhab Ahmad. Alasan yang mereka kemukakan, yaitu masing-masing dari akikah dan kurban memiliki tujuan yang luar biasa. Maka itu, satu setara lain bukan boleh digabung. Latar belakang serta motif papar kesunnahan kedua ibadah itu pun berseberangan. Jadi, kurang tepat disatukan. Misalnya, kompensasi yang berlaku di haji tamattu' serta denda yang berlaku pada fidyah.

Comments


Free homepage created with Beep.com website builder
 
The responsible person for the content of this web site is solely
the webmaster of this website, approachable via this form!